Ketua PWI Sumut: Isu Penutupan TPL Sarat Konflik Kepentingan

  • Whatsapp
Pwi gelar penerimaan anggota baru

rekatamedia.com – Isu penolakan dan penutupan terhadap PT. Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) beberapa hari belakangan ini dinilai memiliki konflik kepentingan dan persaingan usaha. Ajakan dan penyebaran isu negatif tidak dilandasi dengan fakta, maupun pelanggaran hukum yang dilakukan oleh perusahaan pulp (bubur kertas) tersebut.

“PWI selalu mendukung dunia investasi, apalagi dimasa sulit dan kondisi pandemi covid-19 yang tidak kunjung reda. Dengan ini saya mengajak dan menghimbau rekan-rekan wartawan mendukung perekonomian, dan dunia investasi di Indonesia pada umumnya dan Sumatera Utara pada khususnya. Informasi melalui pemberitaan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan fakta dan narasumber yang relevan,” harap Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara Hermansjah.

Baca Juga:

Hal itu dikatakannya menanggapi banyaknya ajakan untuk menutup perusahan TPL disejumlah jejaring sosial (Sosmed), yang dilakukan oleh sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

“Saya menghimbau kepada seluruh jurnalis/wartawan di Sumatera Utara untuk melihat peristiwa ini berdasarkan fakta dan bukan isu yang dikembangkan. Saya yakin banyak instansi terkait dari pemerintah maupun independen, melakukan pengawasan terhadap kinerja perusahaan ini selama puluhan tahun.

Dan itu bisa menjadi narasumber jurnalis untuk melakukan chek dan ricek dalam menanggapi permasalahan yang terjadi,” kata Hermansjah menjawab pertanyaan wartawan di sejumlah media melalui telepon selular, Rabu (16/6/2021).

Hermansjah juga mengatakan jurnalis/wartawan jangan sampai kehilangan jati diri, dan terpengaruh terhadap situasi dan dimanfaatkan oleh kelompok kepentingan dengan isu dilapangan. Melakukan konfirmasi serta investigasi kebenaran dari isu yang berkembang adalah tindakan yang profesional yang harus dilakukan oleh seorang jurnalis.

Dunia investasi

Pos terkait