Menulislah, Karena dengan Menulis Nama Manjadi Abadi

  • Whatsapp
Webinar Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Sumut dengan tema "Yuk Belajar Nulis Artikel Di Masa Pandemi", Minggu (21/6) sore dengan menghadirkan nara sumber Dr. H. Ali Murthado, M. Hum

analisamedan.com-“Banyak sekali manfaaat menulis, salah satunya adalah menjadikan nama kita menjadi abadi, walaupun jasad kita sudah terkubur di tanah.”

Hal itu diungkapkan Dr. H. Ali Murthado, M. Hum dalam webinar yang dilaksanakan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Sumatera Utara dengan tema “Yuk Belajar Nulis Artikel Di Masa Pandemi”, Minggu (21/6) sore.

Baca Juga:

Ia menambahkan, bagi sebagian orang menulis itu susah, namun sebagian orang lain mengatakan bahwa menulis itu gampang. “Kenapa orang mengatakan susah, karena ia tidak pernah mencobanya, kalau ia mencoba dan berusaha pasti lama kelamaan akan menjadi mudah,”ujar Pemimpin Redaksi analisamedan.com ini..

Modal Menulis Maka Menulislah

Menurutnya, modal menulis itu tidak banyak, yaitu niat, keberanian, punya wawasan dan pengetahuan, tidak patah semangat, rajin bertanya, tidak takut menerima kritikan dan rajin membaca. “Modalnya hanya ini, maka jika kita punya modal ini, maka sudah selayaknya kita memulai untuk menulis,”ujarnya.

Beberapa pertanyakan diajukan mulai dari beda antara tulisan artikel, berita, kolom, tajuk sampai kepada tulisan dalam bentuk fiksi. Lalu ada juga pertanyaan mengenai mana yang lebih ringan dalam hal penulisan, apakah resensi, artikel atau feature.

Masing-masing Tulisan Berbeda

Ali yan juga dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UIN Sumatera Utara ini menjelasan bahwa masing-masing tulisan itu berbeda. Artikel adalah tulisan dalam bentuk opini dan fakta, sementara berita adalah tulisan dalam bentuk fakta, tidak bisa dimasuki opini, yang menulis adalah wartawan yang bekerja di media tersebut. Sementara kolom adalah tulisan yang sifatnya tetap kepada seorang penulis yang punya jadwal penerbitannya. “Contohnya seperti tulisan Cermin saya di analisamedan.com ini, yang terbit setiap hari Jumat, “ujar Ali menjelaskan.

Sementara tajuk adalah suara darai media tersebut. Karena itu, penulis tajuk tidak sebutkan namanya, karena ia mewakili media, ungkap Ali.

Webinar yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut berakhir pada pukul 18.00 WIB. Para peserta ketika dimintai tanggapannya, mengucapkan terimakasih kepada DDII sebagai penyelenggara kegiatan ini, sehingga mereka banyak tahu tentang hal-hal yang berkaitan dengan penulisan.  (*)

Pos terkait