Mengenal Buku “Silua Politik” karya Dekan FISIP UMSU

  • Whatsapp
Dekan FISIP UMSU, Dr Arifin Saleh menyerahkan buku "Silua Politik" ke Perpustakaan UMSU

Medan – Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMSU, Dr Arifin Saleh, S.Sos, MSP menerbitkan buku berjudul ‘Silua Politik; Pemberdayaan Masyarakat dan Covid-19” buku 238 ini merupakan sehimpun artikel lepas yang perlah ditulis Dr Arifin Saleh di berbagai media cetak hingga media onlie seperti Harian MedanBisnis, Sumut Pos, Waspada, Sindo, tajdid.id, harianmedan.com, dan  media massa lainnya.

Demikian disampaikannya saat menyerahkan buku ke Perpustakaan UMSU,Rabu, 8 Juli 2020,

Menurut Arifin Saleh, buku yang diterbitkan Gerhana Publishing bisa dibilang sebagai rekam gagasan terhadap sekelumit permasalahan politik, social, dan kebijakan-kebijakan pemerintah. Lewat bahasa yang sederhana, mudah dimengerti dan lugas menjadikan buku ini patut dikoleksi oleh berbagai kalangan. Buku setebal 238 ini terdiri dari empat bagian. Bagian pertama; Politik dan Sosial Kemasyarakatan dengan 12 kajian di dalamnya seperti ; Modal Sosial VS Serangan Fajar”, Jujur di Kantin, Jujur di APBD, KEK Danau Toba dan Nasib Tabagsel, Menakar Kekuatan politik Marga, Mendebat Debat Publik, Agar Ganteng Tidak Pekong, Berharap tak Ada Pekong, “Silua Politik” dari Sidimpuan, Pemko Medan tak Boleh Kala sama PSK, Perpolitikan Tapsel Lagi Sakit, Tugas Berat KPU Sumut yang Baru, Aek Latong dan Diskriminikasi Pembangunan.

Bagian kedua, Pemberdayaan Masyarakat. Adapun bagian tulisannya ada 12 yakni; Evaluasi Program Pemberdayaan Masyarakat, Meluruskan Pemberdayaan Masyarakat, Proyek Limbah di Kotaku, Mencari Peksos di Kota Medan, Bencana Alam dan Kesiapsiagaan Pemerintah, Profesi Peksos yang Dilematis, Kembali Laut untuk Kesejahteraan, Mendukung KOTAKU Melawan Kumuh, Menyelamatkan Gepeng dengan Penerbitan, Wali Kota Medan untuk Anak Cucu, Memberdayakan Muhammadiyah dan Memuhammadiyahkan Pemberdayaan, CO CD untuk Masyarakat Terpinggirkan.

Bagian Ketiga tentang Pemerintah dan Otonomi Daerah. Adapun yang dibahas dalam tulisan; Belum Lahir (Jangan) Minta Kawin, Mengapa Harus Provinsi Baru?, Bukan Ketok Pintu tapi Buka Hati, Di Hotel Yes, Kejar Tayang No, Ketika Birokrat “Merajuk”, Kota yang “Terkangkang”, Menyelesaikan Tapsel dengan Roha, Menghormati Rencana Kembali ke GBHN, Pembangunan Kota Medan (Makin) Membingungkan, Kerja Tayang Proyek Pemerintah, dan Dampak Otonomi Daerah Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat.

Bagian Keempat, tercita tentang Covid-19 dan Sikap Masyarakat. Adapun yang ditulis, Simalakama Kelas Bawah di Masa Corona, Filantropi Kelas Menengah di Tengah Covid-19, Covid Terus Menjepit, Di Mana Kelas Atas Kita?, Damai dengan Corona, Damai dengan Pemerintah, Pandangan dan Saran terhadap Kebijakan Pendidikan Tinggi di Masa Pandemi Covid-19.

Kepala UPT Perpustakaan UMSU, Muhammad Arifin, MPd menyambut baik buku Dekan FISIP UMSU dan tentunya akan menjadi koleksi di perpustakaan yang dapat dimanfaatkan mahasiswa dalam mencar referensi tentang materi-materi yang disajikan di atas. (muhammad arifin)