Pemprov Sumut dan Kwardasu Segera Kembalikan Fungsi Bumi Perkemahan Sibolangit

  • Whatsapp

Medan– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumut akan segera mengembalikan fungsi Bumi Perkemahan Sibolangit menjadi tempat pembinaan dan pendidikan kepramukaan bagi generasi muda. Hal ini dilakukan karena lokasi tersebut telah banyak disalahgunakan, lantaran dikuasai oleh pihak-pihak yang tidak berhak.

“Sesuai arahan Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) yakni Bapak Gubernur, kita harus menginventarisasi aset-aset yang kita miliki. Aset yang menjadi perhatian kita adalah Bumi Perkemahan Sibolangit yang akan segera kita kembalikan fungsinya,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut R Sabrina yang juga Sekretaris Mabida Kwarda Gerakan Pramuka Sumut, dalam rapat mengenai perkembangan Kwarda Gerakan Pramuka Sumut di Aula Kantor Dispora Sumut, Rabu (9/9).

Baca Juga:

Hadir dalam rapat tersebut Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumut H Nurdin Lubis MM, Kadispora Sumut yang juga pembina Wakil Ketua Bidang Perencanaan dan Pengembangan H Baharuddin Siagian SH, MSi, serta para Wakil Ketua dan sejumlah pengurus Kwarda Gerakan Pramuka Sumut di antaranya Wakil Ketua Bidang Bela Negara Kolonel Inf Azhar Mulyadi, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum OK Zulkarnaen SH M.Si, Wakil Ketua Bidang Kerjasama Antar Kwartir Daerah dan Lembaga H Elyuzar Siregar SH, M.Hum, Wakil Ketua Bidang Humas dan Informatika Dr. Ali Murthado, M.Hum, Sekretaris Kerjasama Luar Negeri Dr. Prawidya Hariani SE, M.Si, Sekretaris Bidang Pengabdian Masyarakat dan Penanggulangan Bencana Bambang Hendrawan Abdullah SP, Kepala Pusat Penelitian dan Evaluasi H, Nasrun dan beberapa pengurus lainnya.

Lebih lanjut dalam rapat tersebut, Sabrina mengatakan perlu dibuat rencana garis besar (RGB) untuk tindakan mengembalikan fungsi Bumi Perkemahan Sibolangit, seperti langkah apa saja yang akan dilakukan hingga hambatan yang ditemui. Selain itu juga harus dibuat master plan pembangunan Bumi Perkemahan Sibolangit.

“Terkait aset ini perlu kita rapikan. Apalagi kita sudah membentuk tim bersama BPN dan Kejaksaan di bawah supervisi KPK untuk menyelamatkan aset dan mengoptimalisasi PAD Sumatera Utara. Tim ini nantinya akan bekerja untuk menyelamatkan aset termasuk aset Pramuka kita,” terang Sabrina.

Selain terkait masalah aset Bumi Perkemahan Sibolangit, Sabrina juga menyinggung terkait kantor Kwarda Gerakan Pramuka Sumut yang sebelumnya dari Lapangan Benteng  dan saat ini masih dalam proses pinjam pakai di Jalan Abd Haris Nasution.

Hal lainnya yang disinggung adalah mengaktifkan kegiatan Kwarda Gerakan Pramuka Sumut di masa adaptasi kebiasaan baru. Satu di antaranya yakni pembuatan buku modul gerakan pramuka dari berbagai tingkatan, siaga, penggalang, penegak dan pandega. Melakukan kegiatan pelatihan pramuka dengan sistem daring, atau melakukan kegiatan pelatihan tatap muka dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan juga mengaktifkan Satuan Karya (SAKA) maupun Satuan Komunitas (SAKO) dan mengimplementasikan program-program yang telah dibahas dalam Rakerda Kwarda Gerakan Pramuka Sumut pada Desember 2019 lalu.

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumut Nurdin Lubis mengatakan, dalam hal mengembalikan Bumi Perkemahan Sibolangit sebagai sarana pendidikan dan kegiatan kepramukaan di Sumut saat ini sudah dibentuk tim yang dipimpin  Kolonel Inf Azhar Mulyadi.

“Kita sudah melakukan pemetaan, membuat titik koordinat. Bangunan apa saja yang berdiri di sana dan siapa saja pihak-pihak yang menguasai lahan tersebut juga sudah kita ketahui. Nanti dalam rencana garis besar akan lebih konkret langkah yang kita lakukan untuk penertibannya. Setelah itu, kita buat master plan dan kita pagar sehingga Bumi Perkemahan dapat kembalikan fungsinya ke semula,” terang Nurdin.

Azhar Mulyadi sebagai Ketua Tim Penertiban Bumi Perkemahan Sibolangit menyebutkan dalam aksi penertiban pihaknya bekerjasama dengan Kodam dan Polda Sumut. Dimana tahapan akan dilakuakan hingga penindakan.

Dijelaskan Azhar, kondisi eksisting Bumi Perkemahan Sibolangit untuk sisi kanan seluas 128 ha, lahan yang dikuasai pihak tak berhak sekitar 97 ha. Sementara di sisi kiri seluas 95 ha dan dikuasai pihak tak berhak sekitar 85 ha. Sehingga total luas lahan yang berfungsi saat ini hanya sekitar 40 ha. (*)

Sekretaris Majelis Pembimbing Daerah Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumut yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Hj R. Sabrina sedang memimpin rapat mengenai Bumi Perkemaha Sibolangit. Foto: Istimewa

Pos terkait