MUI Medan Lakukan Muhasabah Kegiatan 2020

  • Whatsapp

Medan-Program kerja  di tahun 2020 yang dilaksanakan MUI Medan memang tidak semuanya bisa dilaksanakan hal ini disebakan pandemi Covid 19. Namun bukan berarti MUI Medan tak banyak melakukan kegiatan, hanya disesuaikan dengan anggaran dan kerjasama dengan mitra yang ada.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Umum MUI Medan Dr. H. Hasan Maksum M.Ag dalam sambutannya pada kegiatan Muhasabah Akhir Tahun MUI Medan tahun 2020, Sabtu (14/11/2020) di Aula MUI Medan.

Baca Juga:

“Alhamdulillah, dengan keterbatasan anggaran akibat Covid 19, MUI Medan tetap melakukan kegiatan dalam bentuk pelayanan kepada masyarakat, muzakarah, penyuluhan dan pelatihan. Yang semuanya untuk memberikan pemahaman akan Islam Rahmatan Lil Al-Amin kepada masyarakat Kota Medan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, mengikuti perubahan zaman, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan memanfaatkan media sosial (Medsos) dalam membina keumatan dalam setiap program yang telah direncanakan sepanjang tahun 2020 dan tahun-tahun berikutnya.

“Kita ingin ada perubahan dengan mengikuti zaman yang berkembang ini. Walaupun dalam kadar terbatas, tapi MUI sudah dapat merespon kebutuhan media sosial ditengah masyarakat. Jangan sampai dinyatakan MUI terbelakang dalam persoalan keumatan,” ujarnya.

Acara yang dihadiri pengurus DP MUI Kota Medan, MUI sekecamatan Kota Medan dan dibuka oleh Pjs Wali Kota Medan diwakili Plt Kabag Agama Pemko Medan, Drs. H. Agus Maryono, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Rajuddin Sagala dan Wakil Ketua MUI Sumut, Dr. H Arso, mengambil thema “Dengan muhasabah kita wijudkan program kerja MUI Kota Medan tahun 1443/2021 M yang berkualitas, tepat saaaran dan berdaya guna untuk masyarakat Kota Medan yang Rahmatan Lil’alamin”.

Dikatakan Hasan, dalam perkembangan medsos saat ini, MUI Kota Medan sudah memiliki akun instagram, website dan juga memanfaatkan youtube dalam menyiarkan ceramah-ceramah dari pengurus MUI Kota Medan.

“Insya Allah akan ada TV MUI. Ini semua dalam mengembangkan. Kita akan gaungkan peran MUI Medan yakni membina dan melayani umat dan amar ma’ruf nahi munkar, dengan kaitannya dalam rangka kemulian Islam dan umat Islam,” jelasnya.

Sebab, lanjutnya seluruh kegiatan dan program yang telah dilakukan MUI Kota Medan sepanjang tahun 2020 ini bertujuan untuk membangun Kota Medan Rahmatan Lil’-alamin. Dalam kaitannya kepentingan umat yakni bagaimana umat bisa terbangun dalam tiga sisi arah yaitu arah akidahnya, arah syariatnya dan arah akhlaknya.

“Dari sisi akidahnya terus melakukan penyuluhan menperkuat nilai-nilai agama, kemudian persoalan ibadah dengan terus melakukan bimbingan kepada umat serta memberi tausiah-tausiah baik melalui media radio dan televisi,” jelasnya.

Sebelumnya Plt Kabag Agama Drs. H Agus Maryono menyampaikan, pandemi covid 19 yang saat ini melanda di Indonesia dna berbagai dunia banyak merubah pola kehidupan masyarakat. Bahkan di tahun ini umat Islam tidak bisa melaksanakan ibadha haji karena penundaan yang dilakukan. Sehingga dalam Muhasabah akhir tahun ini, diharapkan MUI mampu memberi solusi dengan berbagai program dan fungsi MUI secara maksimal ditengah masyarakat.

“Meskipun covid 19 masih ada, maka MUI harus tetap mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitasnya. Kemudian ikatan silaturahmi antara Pemko dan MUI Kota Medan tetap berjalan harmonis sehingga hubungan ulama dan umaroh terus bersinergi mencapai Kota Medan yang aman dan berkah,” imbuhnya.

Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagala, mengatakan, DPRD Medan akan siap mengawal setiap pengajuan sejumlah anggaran agar kerjasama antara ulama dan umaroh terus berjalan dan saling berdampingan. “Diharapkan juga MUI Kota Medan terus melahirkan generasi yang akan datang kehadirannya dapat dirasakan sampai ke kelurahan dan lingkungan. Kemudian terus meningkatkan kiprahnya ditengah masyarakat sehingga seluruh program dapat langsung dirasakan yakni mewujudkan masyarakat Kota Medan Rahmatan Lil’alamin,” tuturnya.(*)



Pos terkait