Pengabdian Masyarakat Fakultas Pertanian UMSU, Budidaya Jamur Merang sebagai Pangan Alternatif  

  • Whatsapp
Fakultas Pertanian UMSU tergabung dalam Tim Pengabdian Masyarakat foto bersama daam kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan judul “Budidaya Jamur Merang (Volvariella volvaceae) Menggunakan Media Tongkol Jagung Sebagai Pangan Alternatif Bagi Petani”.

Medan, rekatamedia.com. Volvariella volvaceae (Bull. Ex. Fr) atau dikenal dengan jamur merang merupakan spesies jamur yang paling dikenal diantara sekian banyak spesies jamur tropis dan subtropis terutama
untuk masyarakat Asia Tenggara.

Jamur merang juga merupakan sumber dari beberapa macam enzim terutama tripsin yang berperan penting untuk membantu proses pencernaan. Jamur merang dapat juga dijadikan sebagai makanan pelindung karena kandungan vitamin B-kompleks yang lengkap termasuk riboflavin serta memiliki asam amino esensial yang cukup lengkap.

Baca Juga:

Berangkat dari kemanfaatan jamur merang tersebut dosen Fakultas Pertanian UMSU yang tergabung dalam Tim Pengabdian Masyarakat melakukan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan judul “Budidaya Jamur Merang (Volvariella volvaceae) Menggunakan Media Tongkol Jagung Sebagai Pangan Alternatif Bagi Petani”.

Kegiatan ini dilaksanakan di Kelompok Tani Serbaguna Desa Perpanden Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang, pada 24 Juli 2021.

Program Pengabdian Masyarakat yang didanai APB UMSU Tahun Anggaran 2020 ini, sebagai Ketua Tim Khairunnisa Rangkuti, S.P., M.Si dengan Anggota Sri Utami, S.P., MP, dan Muhammad Thamrin. SP.,M,Si dan beberapa mahasiswa Faperta UMSU, diantaranya Ulina dan Arif.

Kegiatan ini juga didampingi oleh Penyuluh Pertanian Riswan Rudyanto, SP.

Khairunnisa mengatakan selain manfaat Jamur Merang, terdapat juga permasalahan di daerah pengabdian yaitu banyaknya  limbah tongkol jagung yang tersedia, mitra belum maksimal melakukan pengolahan limbah menjadi produk bermanfaat dan kurangnya informasi dan pembinaan tentang pemanfaatan limbah tongkol jagung. Budidaya dan pelatihan Jamur Merang ini ± satu bulan kata Nisa.

Salah seorang Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Pertanian UMSU sedang melakukan penyuluhan budidaya jamur.

Solusi

Sri Utami dan Mhd Thamrin menyampaikan pengabdian masyarakat ini harus memberi solusi dari permasalahan yang ada yaitu melakukan sosialisasi/penyuluhan kepada mitra tentang pemanfaatan limbah tongkol jagung, mendemonstrasikan pembuatan media tumbuh jamur menggunakan limbah tongkol jagung, memberikan pelatihan budidaya jamur merang dan melakukan pelatihan pengolahan jamur merang menjadi bubuk jamur merang dan nugget jamur merang.

Ketua Kelompok Tani Serbaguna Bapak Nasional Sinulingga mengucapkan terimakasih akan pelaksanaan pengabdian masyarakat dari dosen dan mahasiswa Fakultas Pertanian  UMSU, semoga permasalahan kami yang ada di desa ini khususnya Kelompok Tani Serbaguna dapat terbantu dengan adanya program ini,  dan saya berharap kegiatan seperti ini dari Fakultas Pertanian UMSU dapat terus berkesinambungan.

Pos terkait