Tim PKM PM UMA 2021 Latih Remaja Sei Rotan dalam Teknik Merajut Untuk Peluang Bisnis di Masa Pandemi

  • Whatsapp
Tim Mahasiswa UMA Foto bersama disela-sela pelatihan teknik merajut kepada remaja Desa Sei Rotan Percut Sei Tuan Deli Serdang dalam kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian Masyarakat (PKM PM) 2021 yang diselenggarakan oleh Kemdikbudristek belum lama ini

Medan, rekatamedia.com – Tim Mahasiswa Universitas Medan Area lolos dalam kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian Masyarakat (PKM PM) 2021 yang diselenggarakan oleh Kemdikbudristek.

Tim mahasiswa ini memberikan pelatihan teknik merajut bagi para remaja di Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Baca Juga:

Pelatihan tersebut sebagai solusi manajemen stress dalam menciptakan peluang bisnis bagi remaja di masa pandemi, telah berjalan beberapa kali pertemuan sejak Juni 2021.

Demikian disampaikan Ketua Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM PM) 2021, Epi Tania kepada media baru-baru ini.

Dijelaskannya, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan bagi para remaja agar lebih produktif di masa pandemi Covid-19, dan sebagai salah satu solusi untuk mengatasi kejenuhan atas pembelajaran daring yang sudah berlangsung hampir 2 tahun.

Tim Mahasiswa UMA sedang melatih remaja Sei Rotan dalam kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian Masyarakat 2021 yang diselenggarakan oleh Kemdikbudristek

“Kami sangat bersyukur sebab dari sekian banyak tim dari masing-masing universitas yang ada di Indonesia, Universitas Medan Area (UMA) menjadi salah satu tim yang lolos dalam Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat 2021. Kegiatan ini berjalan dengan baik karena adanya dorongan dan dukungan dosen pembimbing yaitu Ibu Indah Apriliya, SP, M.Si” kata Epi Tania

Lebih lanjut, Epi Tania menjelaskann, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang merupakan desa yang memiliki jumlah remaja cukup tinggi yakni sebesar 30% jumlah penduduk di Kabupaten Deli Serdang.

Obeservasi

Hasil wawancara Tim PKM PM UMA kepada beberapa remaja pada saat kegiatan observasi menunjukkan bahwa para remaja sudah mulai bosan, jenuh, stres, tidak fokus. Bahkan terkadang emosi dengan pembelajaran daring, sehingga bentuk pengalihannya adalah dengan bermain game, menonton drama, dan bermain tik tok.

Kegiatan-kegiatan tersebut umumnya hanya berupa hiburan dan tidak berpotensi menghasilkan pemasukkan (uang jajan) tambahan.

“Kegiatan ini mendapatkan antusias yang tinggi oleh remaja/i Desa Sei Rotan. Mereka mendapatkan pengalaman, dan ilmu yang bermanfaat pada proses pelatihan teknik merajut. Kami berharap pelatihan teknik merajut dapat menjadi bentuk kontribusi kami (mahasiswa) sebagai agent of change dalam mentransfer ilmu ke masyarakat.” tambahnya.

Pemberdayaan para remaja/i memerlukan waktu dan proses yang panjang, oleh karena itu keberlanjutan  program  sangatlah penting. Masa administratif pelaksanaan PKM PM yang hanya tiga bulan tidaklah cukup untuk proses pemberdayaan, maka penumbuhan semangat keberlanjutan dengan kolaborasi berbagai pihak menjadi sangat penting.

Tim Mahasiswa UMA sedang melatih teknik merajut kepada remaja Sei Rotan dalam kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian Masyarakat 2021 yang diselenggarakan oleh Kemdikbudristek

“Selain menjadi kegiatan yang membentuk karakter positif, kegiatan ini (PKM PM) juga merupakan bentuk kepedulian Mahasiswa terhadap persoalan remaja/i dalam pengendalian emosi melalui merajut serta membangun kemitraan terhadap organisasi BKPRMI agar program dari pelatihan ini tidak terputus” kata Alma selaku Anggota PKM PM Pelatihan Rajut Universitas Medan Area yang juga mahasiswa Psikologi UMA.

Pos terkait