Gugurnya 4 Prajurit TNI, BKPRMI Minta TNI-Polri Brantas KKB Papua

  • Whatsapp
Ketum DPP BKPRMI Said Aldi Al Idrus memotong nasi tumpeng pada acara puncak Milad BKPRMI Ke-44, Jumat (03/09/2021) di Hotel Grand Sahid Jakarta

Jakarta, rekatamedia.com Dewan Pimpinan Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) mengutuk keras serangan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Posramil Kisor Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat Papua Barat, Kamis (2/9/2021) dini hari.

Akibat serangan teroris KKB tersebut empat prajurit TNI AD gugur, tiga diantaranya tewas di dalam Posramil Kisor.

Baca Juga:

“BKPRMI mengutuk keras kekejaman KKB teroris yang tidak memiliki nilai-nilai kemanusiaan dengan membunuh masyarakat sipil dan menyerang Posramil yang mengakibatkan 4 prajurit TNI tewas. Kita tidak boleh membiarkan KKB teroris leluasa melakukan pembunuhan dan menebar teror kepada masyarakat,” tegas Ketua Umum DPP BKPRMI, Said Aldi Al Idrus, usai acara Puncak Milad BKPRMI ke-44, di Hotel Grand Sahid Jakarta, Jumat (3/9/2021).

Ketum DPP BKPRMI ini menyatakan, teroris KKB harus dibrantas, karena apa yang dilakukan sudah tidak mengindahkan dan merusak nilai-nilai kemanusiaan. Mereka telah menakut-nakuti masyarakat sehingga rasa kedamaian, kenyamanan dan ketentraman masyarakat sangat terganggu.

“Pemerintah secepatnya mengambil tindakan tegas, terarah dan terukur. Tidak adak tempat bagi KKB di Tanah Papua. Peristiwa tewasnya 4 anggota TNI harus menjadi pelajaran. Pemerintah Pusat dan pihak kepolisian bekerjasama TNI secepatnya mengambil tindakan agar hal yang sama tidak lagi terjadi,” ujar Said Aldi seraya meminta intelijen bersama pemerintah daerah Papua dan pihak kepolisian mempersempit gerakan teroris KKB agar KKB tersebut bisa dibrantas habis.

“NKRI sudah harga mati. Karena itu tidak ada tempat bagi Teroris KKB di Tanah Papua. Musnahkan dan brantas KKB di Tanah Papua” ucap Said Aldi.

Sebagaimana diberitakan, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melakukan serangan di Posramil Kisor Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat Papua Barat, Kamis dini hari, 2 September 2021.

Akibat penyerangan tersebut 4 anggota TNI AD meninggal dunia yakni Serda Amrosius, Praka Dirham, Pratu Zul Ansari, dan Lettu Chb Dirman. Keempat prajurit TNI AD tersebut diserang saat sedang tidur sekitar pukul 03.00 WIT di Posramil Kisor. Tiga diantaranya masing-masing Serda Amrosius, Praka Dirham, Pratu Zul Ansari ditemukan tewas di dalam Posramil Kisor.

Pos terkait