UMSU Buka Kesempatan Putra/i PHK Kuliah Dibiayai KIP Pendidikan

  • Whatsapp

Masa pandemi Covid-19 seluruh universitas negeri dan swasta telah membuka penerimaan mahasiswa/i baru tahun ajaran 2020. Penerimaan mahasiswa di antara adalah melalui jalur Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang merupakan program Presiden Joko Widodo.

Banyak kampus membuka jalur ini, salah satunya kampus swasta tersohor di Sumatera Utara yakni Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) yang memiliki akreditasi A. Tahun Ajaran 2020 memberi kesempatan kepada putra/i dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH) untuk bisa kuliah di UMSU dengan biaya dari KIP Pendidikan.

Baca Juga:

KIP kuliah adalah bantuan biaya pendidikan bagi putra/i lulusan SMA sederajat tahun 2020 atau sebelumnya yang memiliki nilai akademis baik dan keterbatasan ekonomi, karena mahasiswa KIP pendidikan mendapat bantuan biaya kuliah dan subsidi biaya hidup per bulannya. Kesempatan emas ini harus diambil.

Bagi putra/i peserta PKH yang berminat bisa melanjut ke perguruan tinggi dalam hal ini UMSU bisa melihat informasinya melalui media sosial seperti instagram; umsumedan, atau website. umsu.ac.id. Sedangkan pendaftaran melalui website http://penmaru. umsu.ac.id. Pendaftaran gratis dan jangan lupa melampirkan ID BDT dari Kementerian Sosial RI atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau Program Keluarga Harapan (PKH) .

Program ini sangat baik diluncurkan pemerintah dalam membangun SDM khususnya bagi putra/i kita yang keterbatasan ekonomi karena UMSU merupakan universitas terkemuka di Sumatera Utara dengan banyak program studinya sudah terakreditasi A. Salah satunya program studi Ilmu Kesejahteraan Sosial.

Penulis menyarankan putra/i kita ini segera mendaftar ke UMSU, bisa salah satunya mengambil Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial di Fakuktas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Tentunya, bisa juga mengambil program studi lain. Tetapi mengapa di sini kita menyarankan program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, salah satunya agar kelak sebagai seorang mahasiswa dengan profesi calon pekerja sosial atau selesai pendidikan dengan profesi pekerjaan sosial bisa menangani masalah kesejahteraan sosial di daerahnya.

Profesi pekerjaan sosial sangat penting untuk menangani permasalahan kesejahteraan sosial baik kemiskinan, pengangguran, keterlantaran, disabilitas termasuk korban bencana (alam/non alam) seperti pandemi Covid-19 yang terus berkepanjangan.

Diketahui terkait Covid ini, ada masyarakat yang tidak yakin, seperti tidak disiplin menjaga protokoler kesehatan yang dampaknya masyarakat dan tenaga medis terus bertambah terpapar Covid-19. Secara nasional sampai selasa 12 Agustus 2020 dikonfirmasi 131 ribu orang dan Sumut mencapai 4.948 orang.

Di sinilah peran pekerja sosial tegas menunjukan profesinya bahwa ia mampu memberi kepercayaan kepada masyarakat akan bahaya Covid-19, sekaligus mendorong masyarakat untuk tangguh dalam beradaptasi kehidupan baru, tangguh ketahanan pangan sehingga dampak sosial dan dampak ekonomi masing masing keluarga teratasi.
Semoga!

Pos terkait