UNPRI Wisuda Lulusannya, Persaingan Dunia Kerja Semakin Sulit

  • Whatsapp
Pelantikan wisuda UNPRI

Medan, rekatamedia.com. Jumlah lulusan perguruan tinggi seluruh Indonesia terus bertambah. Persaingan dunia kerja pun semakin ketat dan selektif.  Bahkan persaingan dunia kerja tersebut  semakin sulit, seiring era digitalisasi dan adanya wabah Covid-19 yang menyebabkan perekonomian semakin sulit.

Demikian Rektor Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes saat mewisuda  lulusan program magister, sarjana, serta diploma yang dilaksanakan selama tiga hari belum lama ini.

Baca Juga:

Wisuda dihadiri Kepala L2Dikti Wilayah I Sumut Prof. Ibnu Hajar, MSi, Pendiri UNPRI Dr. dr I Nyoman E.Lister, M.Kes, Ketua BPH UNPRI Dr. Tommy Leonard, SH MKn, Wakil Rektor (WR) I Abdi Dharma MKom, WR II Dr Ermi Girsang MKes, WR III Said Rizal MA dan WR IV dr Ali Napiah MKT

Rektor melanjutkan, salah satu peluang besar yang semakin terbuka lebar seiring datangnya era revolusi industri 4.0 ini adalah peluang berwirausaha dengan menciptakan karya yang inovatif dan memanfaatkan segala kemudahan teknologi.

“Untuk mampu mengeksplorasi peluang peluang besar di era revolusi industri 4.0 ini, para lulusan perguruan tinggi dituntut untuk tidak hanya memiliki Indeks Prestasi Kumulatif yang tinggi saja, namun mereka juga dituntut untuk mampu berkomunikasi dengan baik, mampu mengelola emosinya dengan baik, serta mampu berkreasi dan berinovasi dengan bekal keilmuan yang telah mereka miliki,” ujarnya.

Untuk itu, sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi di Kota Medan, UNPRI terus berupaya meningkatkan mutu dalam pelaksanaan program belajar. UNPRI terus berbenah diri dan terus bergerak ke depan dan mengukir banyak karya dan prestasi.

Beberapa capaian prestasi mahasiswa yang diukir UNPRI antara lain, 1 mahasiswa Fakultas Kedokteran mendapatkan PKM tahun 2020, 1 tim mahasiswa Fakultas Keparawatan dan Kebidanan mendapatkan Hibah PHBD tahun pendanaan 2020 dan 5 mahasiswa program studi Sistem Informasi mendapatkan Hibah Program Trasfer Kredit Internasional 2020.

“Tidak hanya mahasiswa para pendidik (dosen), ada 70 orang memperoleh dana hibah penelitian dari Kemenristekdikti tahun pendanaan 2020, dan juga Program Studi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mendapatkan Program bantuan Program Studi menerapkan kerja sama kurikulum Merdeka Belajar kampus Yo Yo merdeka dari Kemendikbud,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy  Leonard SH MKn kepada wartawan, Kamis {10/12) menyatakan bangga atas suksesnya acara wisuda UNPRI kemarin. Tommy berharap kepada para wisudawan/i yang sudah menyandang gelar sarjana mampu berfikir mendalam dan peduli dengan problem yang dihadapi masyarakat.

Pos terkait